Postingan

Filsafat Dalam Lingkup Makro dan Mikro

Refleksi Pertemuan Keempat Bismillaahirrahmaanirrahiim Pertemuan kelas Filsafat Ilmu pada minggu lalu, tepatnya pada hari Rabu, 18 Oktober 2017 seperti biasa diawali dengan berdoa terlebih dahulu sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Kemudian, diadakan tes jawab singkat. Lagi lagi nilai yang saya peroleh adalah nilai nol. Saya merasa gengsi saya saat belajar di kelas masih ada di dalam diri. Gengsi tersebut sudah semestinya saya buang jauh-jauh. Ilmu saya masih seujung kuku maka tidak patut untuk berlaku sombong. Maafkan dan ampuni kesalahan hamba ya Allah yang terkadang tanpa secara sadar telah berlaku sombong. Bantulah hamba ya Allah untuk tetap mencapai sikap rendah hati. Bagi saya, belajar suatu hal dari nol tentunya memiliki tantangan tersendiri. Tantangan yang ada akan dapat berarti saat saya dapat menikmati proses pencapaian pemahaman terhadap sesuatu. Baiklah, tidak akan saya urungkan niat saya untuk berhenti sampai di sini. Pembahasan minggu lalu terkait dengan f...

Perjalanan Filsafat

Refleksi Pertemuan Ketiga Bismillaahirrahmaanirrahiim Pada pertemuan minggu lalu, tepatnya pada hari Rabu, 11 Oktober 2017 saya merasa lebih mudah memahami perjalanan sejarah ilmu filsafat dari awal hingga akhir. Hal ini dikarenakan metode belajarnya bersifat ekspositori. Proses belajar melalui penjelasan secara  mind mapping menurut saya sangat mudah dipahami meskipun terlihat begitu kompleks penulisannya. Saya merasa senang saat mengikuti perkuliahannya dan sangat menikmati hingga akhir sesi perkuliahan. Filsafat menurut para filsuf dapat berupa “the flowing of ideas”. Ini dapat terlihat dari perjalanan filsafat itu sendiri yang bermula dari tahun 2000 SM yang dipelopori oleh Plato, Aristoteles dan Socrates. Kemudian, memasuki masa modern yang dipelopori oleh Immanuel Kant tahun 1671 hingga masa Auguste Comte tahun 1857. Filsafat itu sendiri adalah "isme", yang berarti pusatnya. Contohnya, humanisme berarti pusatnya manusia; materialisme berarti berpusat pada mate...

Evaluasi Pembelajaran dan Pilar Filsafat

Refleksi Bagian Kedua Bismillahirrahmaanirrahiim. Evaluasi Pembelajaran Pada pertemuan ke-2 tepatnya pada hari Rabu, 4 Oktober 2017 pembelajaran mata kuliah Filsafat Ilmu didahului dengan tes jawab singkat. Namun, hanya 3 orang yang memperoleh nilai 4, sedangkan yang lainnya mendapatkan nilai nol termasuk saya. Saya merasa saat menjawab pertanyaan tersebut lama kelamaan menjawabnya berdasarkan logika saja bukan berdasarkan sudut pandang filsafat. Menurut saya begitu mudah pikiran ini terkacaukan oleh pertanyaan yang begitu simpel, seperti siapa anda?, anda dari mana?, siapa musuh anda?, siapa di atas anda?, siapa di bawah anda?, apa yang anda miliki, dan sebagainya. Melalui tes jawab singkat tersebut, saya menyadari bahwa masih banyak yang harus dibaca dan dipelajari lebih dalam terkait ruang lingkup filsafat dan mengarahkan pikiran berdasarkan sudut pandang filsafat ilmu itu sendiri. Nilai yang saya peroleh membuat saya mengetahui sejauhmana pemahaman yang sudah saya miliki...

Makna dan Lingkup Filsafat

Refleksi Pertemuan Pertama Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh. Pertemuan pertama dilaksanakan pada Rabu, 6 September 2017 jam 11:10-12:50 di ruang 200B gedung lama Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 kelas B pada mata kuliah Filsafat Ilmu dengan dosen pengampu Prof. Dr. Marsigit, MA. Sistem perkuliahan pada mata kuliah ini yaitu mendengarkan dan merekam apa yang disampaikan oleh Prof. Marsigit. Pada pertemuan ini dimulai dengan berdo'a sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Bagi yang beragama muslim dimulai dengan membaca surat Al-Fatihah. Beliau mengatakan bahwa kita harus berdo'a secara terus-menerus sama halnya juga saat ingin memulai aktivitas kuliah. Suasana di dalam kelas tampak begitu menarik dan berkesan saat berkenalan satu sama lain. Apa itu filsafat? Siapa saja dapat mengartikan filsafat baik itu para filsuf, orang awam dan ilmuwan lainnya. Prof. Marsigit...

Psikodiagnostik 1 # 14

Gambar
Kode Etik Psikologi Indonesia  Himpunan Psikologi Indonesia, 2010 BAB I PEDOMAN UMUM Pasal 1 Pengertian (1) KODE ETIK PSIKOLOGI adalah seperangkat nilai-nilai untuk ditaati dan dijalankan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan kegiatan sebagai psikolog dan ilmuwan psikologi di Indonesia. (2) PSIKOLOGI merupakan ilmu yang berfokus pada perilaku dan proses mental yang melatarbelakangi, serta penerapan dalam kehidupan manusia. Ahli dalam ilmu Psikologi dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu profesi atau yang berkaitan dengan praktik psikologi dan ilmu psikologi termasuk dalam hal ini ilmu murni atau terapan.   (3) PSIKOLOG adalah lulusan pendidikan profesi yang berkaitan dengan praktik psikologi dengan latar belakang pendidikan Sarjana Psikologi lulusan program pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) sistem kurikukum lama atau yang mengikuti pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) dan lulus dari pendidikan profesi psikologi atau ...