Postingan

Psikodiagnostik 1 # 13

Analisis “Sejarah Pewayangan Indonesia” BAB I PENDAHULUAN I.1 Sejarah Pewayangan Indonesia Periodisasi perkembangan budaya wayang bermula pada zaman kuno ketika nenek moyang bangsa Indonesia masih menganut animisme dan dinamisme. Dalam kepercayaan animisme dan dinamisme ini diyakini roh orang yang sudah meninggal masih tetap hidup dan semua benda itu bernyawa serta memiliki kekuatan. Roh-roh tersebut bisa bersemayam di kayu-kayu besar, batu, sungai, gunung dan lain-lain. Paduan dari animisme dan dinamisme ini menempatkan roh nenek moyang yang dulunya berkuasa, tetap mempunyai kuasa. Mereka terus dipuja dan dimintai pertolongan. Untuk memuja roh nenek moyang ini, selain melakukan ritual tertentu mereka mewujudkannya dalam bentuk gambar dan patung roh nenek moyang yang dipuja ini disebut “hyang” atau “dahyang”. Orang bisa berhubungan dengan para hyang ini untuk minta pertolongan dan perlindungan, melalui seorang medium yang disebut ‘ syaman’. R...