Review UTS


1. Pengertian Psikodiagnostik adalah: 
  • Psikodiagnostik berasal dari kata “Psikologi” dan “Diagnose”. Psikologi berarti ilmu yang mempelajari tentang jiwa melalui perilaku manusia dengan hasil interaksi terhadap lingkungan dan dapat dijadikan sebagai proses belajar. 
  • Diagnose adalah bagaimana seseorang dapat memprediksi dan mengetahui masalah serta memberikan treatmen/ terapi yang tepat. Adapun harapan yang diinginkan dari hasil diagnosis, yaitu: 
  • Discribe --> menggambarkan suatu masalah. 
  • Explain --> menjelaskan suatu masalah, sebab-sebabnya. 
  • Predict --> memprediksi. 
  • Control --> mengarahkan/ mengantisipasi.

2. Ilmu Psikodiagnostik terkait dengan ilmu-ilmu yang lainnya seperti:
  • Metodologi penelitian. Keterkaitannya terletak pada metode-metode yang berlaku dan harus diterapkan dalam pelaksanaan tes. 
  • Statistik. Keterkaitannya terletak pada skor-skor hasil tes yang telah dilakukan melalui perhitungan angka-angka.  
  • Psikometri. Keterkaitannya terletak pada konsep-konsep yang ada pada ilmu psikologi yang berupa perilaku.

3. Tujuan dan manfaat mempelajari Psikodiagnostik adalah:
  • Mampu membuat prediksi terhadap suatu masalah dan dapat memberikan terapi/ treatmen yang tepat. 
  • Mampu memberikan gambaran pada setiap perilaku sesuai dengan tahap perkembangannya. 
  • Membuat klasifikasi baik yang bersifat general maupun yang spesifik pada setiap kapasitas yang dimiliki oleh manusia.
  • Mampu mengklasifikasikan aspek-aspek fisik, perilaku, dan psikis pada individu normal dan abnormal sesuai dengan tingkat perkembangannya baik itu yang bersifat general maupun spesifik.
  • Mampu mendeskripsikan suatu masalah pada setiap individu secara tepat dan berdasarkan hasil penskoran. 

4. Apa yang Anda ketahui tentang:
a). Cattell, Spearman, Gardner, dan Thorndike
  • Cattell --> berkaitan dengan tes inteligensi dan alat tes yang dirancang bernama CFIT. Intelligensi terdiri dari fluid (inteligensi biologis) dan crystalize (pengalaman lingkungan).  
  • Spearman --> ia merancang alat tes inteligensi dengan mengukur g-factor (kapasitas umum/ general). 
  • Gardner --> ia merancang alat tes yang dapat mengukur tentang multiple intelligence. Adapun jenis-jenis inteligensi menurut Gardner seperti kemampuan verbal, spatial, bethoven, interpersonal, intrapersonal, naturalistic, matematis, dan analitis. 
  • Thorndike --> ia termasuk tokoh yang tergabung dalam aliran fungsionalisme dimana aliran tersebut menekankan pada fungsi-fungsi penyusunan jiwa. Aliran ini juga mengkritik pandangan aliran strukturalisme yang dipelopori oleh Wilhelm Wundt.

b). Mental test dan mental ability
  • Mental test adalah tes yang dapat mengukur kapasitas/ inteligensi individu. 
  • Mental ability adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah melalui reasoning, proses kognitif.

c). Tes individu dan tes kelompok
  • Tes individu adalah tes yang dilakukan secara perorangan dan tes dapat dilakukan secara tidak tertulis. Yang termasuk ke dalam tes ini adalah inteligensi, bakat, dan minat. 
  • Tes kelompok adalah tes yang dilakukan secara berkelompok dan tes tersebut dilakukan dalam bentuk tertulis. Yang termasuk ke dalam tes ini adalah penempatan militer/ angkatan darat dengan menggunakan Army Alpha Test dan Army Betha Test.

d). Reliabilitas, validitas, dan norma
  • Reliabilitas adalah dapat diuji kembali dan memiliki hasil yang konsisten.  
  • Validitas adalah ketepatan dalam mengukur (alat tes tersebut mengukur apa yang ingin diukur).
  • Norma adalah suatu penggambaran yang digunakan untuk mengetahui tinggi besarnya posisi dalamm kelompok.

e). Skala nominal, skala ordinal, dan skala
  • Skala nominal adalah skala yang tidak dapat dibandingkan dan dapat diurutkan. Contohnyah agama, jenis kelamin, nomor absen, dan nomor sepatu.
  • Skala ordinal adalah skala yang memiliki rentang yang sama. Contohnya rangking.
  • Skala adalah standar pengukuran.

f). Aptitude, attitude, dan personality
  • Aptitude --> kemampuan pada setiap individu yang sudah ada sejak lahir (bawaan).
  • Attitude --> sikap individu yang diperoleh melalui interaksi dengan lingkungan dan proses belajar dalam bentuk perilaku yang terlihat.
  • Personality menurut Gordon Allport adalah organisasi dinamik yang terdiri dari sistem psikofisik yang menentukan ciri khas individu dalam penyesuaian diri terhadap lingkungannya.    

5. Mengapa Psikolog harus memahami administrasi yang baik pada saat menginterpretasi alat tes?
  • Alasannya --> karena hasil dari psikotes yang dilakukan oleh Psikolog dapat berdampak buruk bagi peserta tes jika Psikolog tidak memahami administrasi yang baik. Hal ini juga dapat merugikan peserta tes.   

Semoga ilmu yang sudah saya dapatkan penuh dengan keberkahan dan bermanfaat bagi orang lain.

:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Psikodiagnostik 1 # 13

Psikodiagnostik 1 # 6

Filsafat Dalam Lingkup Makro dan Mikro