Psikodiagnistik 1 # 8 & 9
Personality
Hai sobat semuaaa,
pada postingan kali ini saya akan memberikan tambahan informasi tentang
personality.
Selamat membaca!
Pengertian Personality
Personality
menurut Gordon Allport adalah kumpulan organisasi dinamis yang terdiri dari
sistem-sistem psikofisis yang dapat menentukan penyesuaian yang khas pada
individu terhadap lingkungan sekitar.
Menurut B. F.
Skinner, personality adalah kumpulan pola-pola perilaku yang berbeda.
Untuk mengukur
personality terdiri dari dua bagian yaitu inventory dan projection.
Berikut ini
penjelasannya sobat!
Inventory
MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventories)
MMPI terdiri dari
dua versi yaitu MMPI-2 (Butcher, Dahlstrom, Graham, Tellegen, & Kaemmer,
1989) dan MMPI-Adolescent (MMPI-A – Butcher et al., 1992). MMPI disusun pada
tahun 1930-an oleh Starke R. Hathaway seorang Psikolog klinis dan J. Charnley
McKinley seorang neuropsikiater. Pada tahun 1980, MMPI menggunakan 13 skala
dasar dan sering digunakan dikalangan militer, forensik, konseling, pekerjaan,
dan medis.
MMPI-2
- Terdiri dari 567 pernyataan pada setiap soal dengan jawaban “Benar” atau “Salah”.
- Terdapat penskoran 10 skala “klinis” yang asli dan 3 skala “validitas”.
- Butir-butir soal mencakup bidang-bidang seperti kesehatan umum, simptom-simptom afektif, neurologis dan motorik, sikap seksual, politis dan sosial.
- Terdapat 3 skor validitas yang terdiri dari skor bohong (L), skor frekuensi (F), dan skor koreksi (K).
MMPI-A
- Terdiri dari 13 skala dasar dan 478 butir soal.
- Berusia antara 14–18 tahun.
- Penskoran dengan cara komputerisasi.
California Psychological Inventory
(CPI)
- Disusun pada tahun 1956 dengan konsep “sistem terbuka”.
- Terdiri dari 434 butir soal dengan jawaban “benar” atau “salah” dan terdiri dari 20 skala.
- Dimensi kepribadiannya seperti dominasi, sosiabilitas, penerimaan diri, tanggung jawab, sosialisasi, kendali diri, empati, dan kemerdekaan.
- CPI meneliti perbedaan kepribadian pada kelompok-kelompok etnis.
- Nama skalanya adalah Managerial Potential Scale dan A Work Orientation Scale.
Inventori
Kepribadian untuk Anak-anak (PIC)
- Disusun untuk anak-anak dan remaja yang berusia antara 3–16 tahun.
- Terdiri dari 600 butir soal dan terdiri dari 3 skala yaitu skala kebohongan, skala frekuensi, dan skala sikap defensif.
Millon Clinical
Multiaxial Inventory
- Disusun pada tahun 1977.
- Terdapat MCMI-III berdasarkan pada pandangan biopsikososial pada fungsi kepribadian dan psikopatologi.
Statistical
Manual Disorders-III
- MMCI-III terdiri dari 175 pernyataan dan terdiri dari 24 skala klinis.
- MMCI-III digunakan pada kondisi kronis, kecemasan, dan depresi.
- Penskoran bisa dilakukan dengan komputerisasi, mail-in, dan manual.
Projection
1. Teknik-teknik Noda
Tinta
- Rorscharch. Teknik ini menggunakan noda tinta yang dikembangkan pertama kali oleh psikiatris Swiss Hermann Rorschach pada tahun 1921. Kartu Rorschach mencakup cetakan noda tinta simetris bilateral. Lima kartu diletakkan pada bayangan abu-abu dan hitam; dua kartu berwarna merah terang; dan tiga kartu sisanya memadukan bayangan pastel. Setelah ditunjukkan 10 kartu, penguji mangajukan pertanyaan-pertanyaan pada individu secara sistemik. Kategori skor terdiri dari lokasi, determinan, kualitas bentuk, dan isi. Interpretasi kualitatif yaitu asosiasi respon “keseluruhan” dengan pikiran konseptual, asosiasi respon “warna” dengan emosionalitas dan asosiasi respon “gerakan manusia” dengan imajinasi serta fantasi kehidupan.
- Holtzman. Menerapkan orientasi psikometris yang dikembangkan oleh Wayne H. Holtzman. Menyediakan dua rangkaian 45 kartu secara paralel. Noda-noda tinta dipilih dari pool terbesar berdasarkan kriteria empiris.
2. Teknik-teknik
Gambar (Pictorial)
- TAT. Memiliki stimulus yang terstruktur dan meminta respon verbal secara kompleks dan terorganisasi. Pertama kali dikembangkan oleh Henry Murray dan stafnya di Harvard Psychological Clinic. Terdiri dari 19 kartu yang memuat gambar-gambar kabur berwarna hitam dan putih serta satu kartu kosong. Responden diminta untuk mengarang cerita sesuai dengan gambar sekaligus mendeskripsikannya. Pada kartu kosong, responden diminta untuk membayangkan gambar tertentu, mendeskripsikannya kemudian membuat cerita tentang hal itu. Membutuhkan dua sesi selama satu jam dan kartu yang digunakan sebanyak 10 kartu pada setiap sesi. Kartu pada sesi kedua secara sengaja dipilih yang tidak lazim, dramatis, dan aneh serta instruksi yang menyertainya mendorong responden untuk memberikan kesempatan berimajinasi secara bebas. Empat rangkaian dari 20 kartu untuk anak laki-laki dan perempuan berusia di atas 14 tahun. TAT bisa diselenggarakan dalam tes tertulis atau tes kelompok.
3. Teknik-teknik
Verbal
- Teknik ini diselenggarakan secara tertulis dalam kelompok.
- Mengandalkan kemampuan membaca dan bahasa.
- Tekniknya yaitu “teknik asosiasi kata”. Awalnya dikenal sebagai tes asosiasi bebas oleh Galton, Wundt, dan J. McK. Cattel pada tahun 1879.
- Caranya adalah menyajikan rangkaian kata-kata secara tidak terkait dan meminta individu untuk memberikan respon dengan memberikan kata pertama yang muncul dalam pikiran.
4. Ingatan-ingatan
Autobiografis
- Menganalisis ingatan-ingatan kehidupan awal untuk memahami konflik yang muncul atau tidak terdeteksi dalam kemudian hari.
- Instrumen yang digunakan adalah kertas dan pensil.
- Bagian pertama terdiri dari enam ingatan umum atau “spontan” dibatasi oleh kerangka waktu yang spesifik.
- Bagian kedua terdiri dari 15 ingatan spesifik atau “diarahkan” yang menjelajahi berbagai peristiwa dan wilayah yang berbeda.
5. Teknik-teknik
Kinerja
- Teknik-teknik Menggambar. Berpusat pada tindakan menggambar bentuk manusia. Contoh awal yang terkenal adalah Machover Draw a Person Tes (DAP-Machover, 1949). Individu diberi pensil dan kertas untuk “menggambar orang”. Setelah menyelesaikan gambar pertama, ia diminta untuk menggambar orang dengan jenis kelamin yang berbeda. Interpretasi bersifat kualitatif dan generalisasi berdasarkan pada indikator-indikator tunggal. Metode lain yaitu HFDs untuk anak-anak yang dikembangkan oleh Koppitz sebagai tes perkembangan kematangan mental. Penskoran dilakukan secara objektif dan berdasarkan “indikator-indikator emosional”.
6. Teknik-teknik
Permainan dan Tes Mainan
- Mainan-mainan tersebut mencakup wayang, boneka, dan miniatur.
- Tes ini digunakan pada anak-anak dan orang dewasa.
- Pada anak-anak, penguji menyediakan koleksi mainan untuk permaianan bebas. Pada orang dewasa, materi disajikan dengan instruksi umum dan terstruktur.
- Mendeskripsikan skala permaianan untuk penaksiran masalah-masalah spesifik sari autisme sampai hiperaktif.
- Evaluasi perkembangan pada kompetensi, motivasi penguasaan, dan temperamen pada anak-anak. Selain itu, untuk menilai interaksi anak, orang tua, dan teman sebaya.
Sekian dulu yaah
sobaat, semoga ulasan ini dapat bermanfaat.
Keep Learn and Keep Spirit!
:)
Sumber:
Anastasi, A & Urbina, S. (2007). Tes Psikologi, Edisi ke Tujuh (Terjemahan). Jakarta: Indeks.
Anastasi, A & Urbina, S. (2007). Tes Psikologi, Edisi ke Tujuh (Terjemahan). Jakarta: Indeks.
Hai sobat semua ...
BalasHapusPerkuliahan pada tanggal 7 Mei 2014 telah memberikan informasi yang dapat melengkapi postingan blog sebelumnya. Tambahan informasi tersebut dapat dilihat pada ulasan berikut ini.
Teori-teori yang terkait dengan personality yaitu:
1. Traits.
2. Psikodinamika.
3. Behaviorisme.
4. Humanistik.
5. Belajar sosial.
Definisi Personality
Menurut Gordon Allport, kepribadian adalah organisasi dinamik dalam diri individu atas sistem psikofisis yang menentukan penyesuaian dirinya yang khas terhadap lingkungan.
Struktur kepribadian terdiri dari:
1. Personal disposition : Cardinal disposition, central disposition, dan secondary disposition.
2. Proprium.
Menurut Albert Bandura, kepribadian berasal dari proses kognitif dengan interaksi lingkungan yang berada di sekitar kita.
Menurut Raymond Cattel, kepribadian adalah sesuatu yang memungkinkan prediksi tentang apa yang akan dikerjakan seseorang dalam situasi tertentu.
Traits terdiri dari:
1. Source and surface traits.
2. Penjelasan klasifikasi.
o Temperament traits sifat-sifat yang berhubungan dengan aspek-aspek konstitusional dari respon seperti kecepatan, energi, atau reaktivitas emosional.
o Dynamic traits sifat-sifat yang berfungsi menggerakkan individu untuk bertindak mencapai tujuan tertentu. Aspek-aspek yang terkait dalam dynamic traits seperti attitude, sems, dan ergs.
o Ability traits sifat-sifat yang menentukan keefektifan individu dalam mencapai tujuan.
The five-factor model of personality diantaranya adalah:
1. Opennes (O).
2. Conscientiousness (C).
3. Extraversion (E).
4. Agreeableness (A).
5. Neuroticism (N).
Pandangan lain tentang traits
Traits terdiri dari dua tipe yaitu:
1. Type A ambitious, competitive, hostile, striving.
2. Type B agreeable, cautious, honesty.
Pandangan Hipokrates tentang traits
Traits terdiri dari melancholic, choleric, phlegmatic, dan sanguine.
Assesment traits
o Objective self assesment.
o Projective dapat memprediksi masa yang akan datang dan menggali masa lalu dengan menggunakan terapi asosiasi bebas.
Konstruk-konstruk yang termasuk ke dalam personality diantaranya adalah:
1. Respon emotional.
2. Social behavior.
3. Motivation.
4. Values.
5. Interests.
Personality tests – using traits
• NEO-Personality Inventory Revised (Neo PI-R)
o 5 traits + 6 facets + 8 item each = 240 total.
• California Personality Inventory (CPI)
Sekian dulu yah sobat, semoga ulasan tambahan ini bermanfaat.
Keep Learn!
kamu punya gak contoh dari tes assessment concept kit ?
BalasHapus